Pasang Iklan Gratis

Purnawirawan jenderal peringatkan Israel akan runtuh sebelum berusia 100 tahun, ini alasannya

  Peringatan mengejutkan datang dari purnawirawan Mayor Jenderal Israel Itzhak Brik pada Ahad (8/2/2026). Ia menyatakan Israel terancam runtuh sebelum mencapai Peringatan 100 tahun berdirinya otoritas penjajah itu pada 2048. 

Alasan mengapa Israel bisa ambruk yakni 'perpecahan internal' yang mendalam serta keterasingan di kalangan internasional.  Situasi itu semakin meningkat, sebagaimana dilaporkan Anadolu.

Brik menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah artikel opini yang diterbitkan oleh harian Maariv dengan judul "Israel berada di jalan menuju kehancuran, dan hanya ada satu cara untuk menyelamatkannya."

"Ketika saya mencoba melihat ke depan, saya mendapati diri saya bertanya: akankah Negara Israel mencapai usia 100 tahun?" tulis Brik dilansir Middle East Monitor. 

Israel didirikan pada 1948 di tanah yang direbut oleh kelompok bersenjata Zionis yang melakukan pembantaian dan menggusur ratusan ribu warga Palestina.

Pada tahun 1967, Israel menduduki sisa wilayah Palestina dan terus menolak penarikan pasukan dan pembentukan negara Palestina.

Brik mengatakan bahwa Israel, selama beberapa dekade, telah menjadi masyarakat yang 'terpecah dari dalam'. Hal itu, kata ia, ditandai oleh kebencian mendalam antara kelompok-kelompok sosial, gerakan kanan dan kiri, serta antara Yahudi dan Arab. Ini adalah sebuah keretakan yang menurutnya meresap ke dalam semua aspek kehidupan.

Merujuk pada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Brik mengatakan Israel dipimpin oleh kepemimpinan yang memprioritaskan kelangsungan politik di atas kepentingan publik. Brik menggambarkan kepemimpinan Israel berpandangan sempit dan tanpa arah.

Mengenai posisi Israel di kancah global, Brik mengatakan bahwa Israel semakin dipandang secara internasional sebagai negara yang "menimbulkan rasa jijik". Banyak warga Israel yang bahkan akhirnya memilih untuk beremigrasi ke luar negeri.

Data yang dirilis pada 28 Januari oleh Biro Statistik Pusat Israel menunjukkan peningkatan 39% dalam emigrasi dari Israel pada tahun 2024 dibandingkan dengan tahun sebelumnya

isisi lain, ketahanan Israel terkikis di semua sektor, termasuk keamanan, ekonomi, pendidikan, perawatan kesehatan, infrastruktur, dan sains, tambah Brik.

Karena itu, ia menyerukan pemberdayaan generasi muda untuk mengambil alih kepemimpinan dan mengarahkan negara keluar dari krisis saat ini.

"Tantangan yang kita hadapi, mulai dari memulihkan keamanan di utara (dengan Lebanon dan Suriah) dan di selatan (dengan Gaza) hingga membangun kembali ekonomi dan hubungan internasional, membutuhkan energi yang hanya ada di antara mereka yang masih memiliki puluhan tahun kehidupan di depan mereka," tulis Brik.

Ia mengatakan Israel masih bisa melampaui usia 100 tahun jika generasi muda berhasil mengubah keputusasaan menjadi tanggung jawab dan polarisasi menjadi kemitraan intelektual.

Selama hampir dua tahun perang genosida Israel di Gaza, para pejabat Israel berulang kali mengakui bahwa negara tersebut menghadapi krisis politik, keamanan, ekonomi, dan media yang serius. Kemarahan publik dan pejabat global juga meningkat atas tindakan Israel di seluruh wilayah tersebut.

Pada 8 Oktober 2023, Israel melancarkan perang genosida di Gaza yang berlangsung hampir dua tahun, menewaskan lebih dari 72.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 171.000 lainnya.

Selama periode yang sama, Israel juga melancarkan perang melawan Lebanon dan Iran pada berbagai tahap, melakukan serangan udara dan serangan darat di Suriah, melakukan serangan di Yaman, dan melakukan serangan udara di Qatar.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Purnawirawan jenderal peringatkan Israel akan runtuh sebelum berusia 100 tahun, ini alasannya"

Posting Komentar